Saturday, July 24, 2010

[dinda] Yang melahirkan mBah Buyut

"Pak, yang melahirkan mBah Buyut itu siapa sih?", tanya Adek Dinda.
"ya,... Bapak Ibunya mBah Buyut lah,...", jawab Bapak sekenanya.
 
"Kalau Bapak Ibunya mBah Buyut dilahirkan siapa pak?", kejar Adek.
"ya,.. Bapak Ibu mereka, Bapak Ibu mereka dan seterusnya,... Hingga paling awal adalah Nabi Adam", jelas Bapak.
 
"Oh,... mBah Buyut, mBah Buyut kita itu Nabi ya Pak? mas Adam pernah jatuh di sawahnya lho pak,...!", Adek balas menjelaskan.

Saturday, June 05, 2010

[dinda] Apa isi doamu?

Selesai sholat, bapak udah selesai doa, mas Adam udah selesai juga,
Adek masih doa. Selesai Adek berdoa, Bapak nanya ke Adek, "Dek,...
Adek doa tadi minta apa aja sih? lama amat?".

Adek sambil senyum ke Bapak malah balas nanya, "emang Bapak tadi minta apa?".

****
Setelah ngobrolin tentang isi doa Bapak, Bapak melanjutkan pertanyaan
ke Adek, "Emang tadi Adek doanya minta apa sih Dek".

"Minta sepeda", jawab Adek pendek.

[dinda] rukuh vs sarung

Adek siap-siap mau pakai rukuh, mau ngikut sholat bapak. Ketika mau
mulai, Adek teriak, "Pak,.... Sebentar Pak,... Adek belum selesai nih.
Anak cowok mah enak banget, cuma pakai sarung doang".

Friday, May 28, 2010

[adam] Upacara di depan

"Mas, kok kaya'nya, akhir-akhir ini mas Adam rajin banget kalau upacara?", tanya Ibu ke mas Adam.
 
"Iya Bu, biar tidak disuruh ke depan upacaranya", jawab Adam.
 
"Lho, bukannya dulu katanya asyik kalau di depan. Malah adem katanya?", kejar Ibu.
 
"Nggak. Sekarang nggak adem lagi Bu. Pohonnya sudah ditebang", jelas Adam.

Sunday, May 16, 2010

[dinda] Sekolah lagi

Bapak sedang nungguin mas Adam ngerjain PR, ngomong sendiri, "Bapak liat mas Adam gini, jadi pengen sekolah lagi".
 
Mas Adam agak kaget, berhenti nulis, sambil liat ke Bapak setengah teriak, "Hah? mau sekolah lagi? play group lagi dong?!".
 
Adek yang tadinya diem, ikut bicara, "Ya nggak lah mas,... Masak sekolahnya dari awal lg. Dari SMP kan Pak?".

Friday, May 14, 2010

Kaos Adam-Dinda

Sambil tes utk RSS adamsyah.blogspot.com, yang nggak tahu kenapa,
beberapa hari lalu tidak bisa dicantolkan ke FB.

Thursday, May 13, 2010

[dinda] Uang paling terkenal

"Ibu, ini uang yang paling terkenal ya Bu?", tanya Adek ke Ibu, sambil nunjuk uang seribuan.
 
"Lha emang kenapa, kok paling terkenal?", Ibu balas bertanya.
 
"Lha banyak banget, ada dimana-mana. Ya kan Bu?", kata Adek.

[dinda] Nyonya

Ibu sedang beres-beres belanjaan sayur, minta tolong ke Adek. "Dek, Ibu minta tolong ini sawinya dimasukkan ke kulkas ya?".
 
"Ya Yonya", jawab Adek sambil membawa sawi masuk kulkas.

[dinda] Paling Menarik di Sirkus

Kemarin, setelah lihat sirkus dengan Om Ifa, Adek nggak bisa jawab jika ditanya tentang apa yang paling menarik di sirkus.
 
Dan barusan, Adek nemu jawabannya.
 
***
"Apa sih yang paling menarik di sirkus kemarin Dek?".
 
"Gajah eek", jawab Adek sambil senyum.

Tuesday, May 04, 2010

[adam] Sirkus itu jelek

Minggu kemarin, Om Ifa ngajak Adam Dinda nonton sirkus. Sepulang dari nonton sirkus, Ibu yang nggak ikut nanya ke Mas Adam, "Mas Adam, gimana? tadi sirkusnya bagus nggak?".
 
"Jelek", jawab mas Adam pendek.
Ibu kaget, mana ada sirkus kok jelek, pikir Ibu. Ibu tanya lagi ke mas Adam, "Sirkus kok jelek sih Mas?".
 
"Nggak dapet tiket", pungkas Adam.

Sunday, May 02, 2010

[dinda] Bukannya Om Ifa itu,...

Dapat sms dr Yangti, katanya Om Ifa mau ke Depok. Dan Adek setengah nggak percaya langsung teriak, "Hah?! Om Ifa mau ke Depok? Sekarang??!! Bukannya Om Ifa itu sibuk kerja terus,..?!".

Thursday, April 22, 2010

[adam] Buku Mala

Ibu tanya ke mas Adam tentang bu guru kumon-nya mas Adam, "Mas, mas Adam pernah diajar Bu Kumala?".
 
"Buku apaan sih itu Bu?", tanya mas Adam balik.

Sunday, April 18, 2010

[dinda] Sulap buku

"Pak, buku adek tadi mana?", tanya Adek ke Bapak.
"Buku apa sih Dek", Bapak malah balas nanya.
 
"Buku stiker. Tadi di sini nih, di depan komputer ini", jelas Adek. Bapak ikut Adek, nyari-nyari buku stikernya Adek.
 
"Dek, nggak ada Dek. Udah dicari-cari, kalau di sekitar komputer ini nggak ada. Bener tadi ada di sini?", tanya Bapak yang udah bosan nemenin Adek nyari bukunya.
 
"Bener, tadi bukunya ada di sini. Tidak mungkin kemana-mana", tegas Adek, tapi Bapak tetap berhenti mencari.
 
***
"Pak, ini bukunya", kata Adek sambil nunjukin buku yang tadi katanya hilang. "Lah, itu ketemu di mana?", tanya Bapak penasaran.
 
"di kamar", jawab Adek pendek.
"Kok bisa di kamar? tadi katanya pasti di sekitar komputer?", tanya Bapak masih penasaran.
 
"Ya nggak tahu. Tiba-tiba ada di kamar. Ada yang sulap kali", jawab Adek.

[dinda] Kalau ada yang cari

Adek mau ikut ibu ke pasar, pamit ke Bapak, "Pak, adek mau keluar dulu. Kalau nanti ada yang cari adek, bilang ya, adek lg nggak ada".

Thursday, April 15, 2010

[dinda] Gambar hati dan tulisannya

"Ibu, gambarin tangan Adek ini Bu,...", kata Dinda sambil nyodorin tangan kanannya ke Ibu.
 
"Di sini?", tanya Ibu sambil nunjuk lengan dekat siku Adek, sambil ngambil bolpen.
 
"Ya", angguk Adek.
"Gambarin hati Bu,...", lanjut Adek.
 
"Begini?", kata Ibu sambil bikin gambar hati di lengan Adek.
"Kasih 2 titik untuk matanya", suruh Adek. Ibu nurut aja.
 
"Kasih mulut", suruh Adek lagi.
"Begini?", tanya Ibu.
 
"Ok", jawab Adek. "Sekarang tulis di bawah gambar hati, Bu".
 
"Tulisannya apa?", tanya Ibu.
"Tulis di bawah gambar hati. I Love You", perintah Adek.

Tuesday, April 13, 2010

[dinda] Simsalabim

"Ibu, hadap sini deh,..", kata Adek Dinda, dari balik punggung Ibu yang sedang mberesin setrikaan.
 
Ibu balik badan.
"Simsalabim,... jadi kodok,...", ucap Adek sambil mengayunkan tongkat kecil ke kepala Ibu.

Monday, April 12, 2010

[dinda] Tulisannya gak jelas

"Ih, ini tulisannya apa sih, kok nggak kelihatan", siang tadi Dinda tiba-tiba ngomong sendiri.
 
"Bu, ini kenapa sih, kok tulisannya nggak jelas?", Adek mengulang pertanyannya untuk Ibu.
 
"Oh, itu. Coba buka kacamata renangnya, nanti tulisan jadi jelas", jawab Ibu.

Sunday, April 11, 2010

[dinda] Tidak usah tanya lagi

Beberapa hari lalu, seperti biasa Adek Dinda pulang dijemput Ibu. Seperti biasa juga, Ibu mau tanya tentang Adek tadi di sekolah.
 
Belum sempat terucap, Adek sudah ngomong ke Ibu, "Ibu, hari ini Sinta nggak masuk. Tadi makan siang menunya apa, Adek lupa. Sudah, tidak usah tanya-tanya lagi".