Saturday, February 06, 2010

[dinda] Urutan Ulang Tahun

"Ibu, Adek tahu urut-urutan ulang tahun kita lho,....", kata adek
Dinda tiba-tiba.
"Emang urutannya gimana Dek,...", tanya Ibu pura-pura nanggapi
pembicaraan Adek, padahal Adek udah sering banget ngurutin dari adek,
yangkung, ibu, bapak dan mas adam.

dan pelang-pelan Adek mulai mengurutkan, "Urutannya yang pertama ulang
tahun itu Adek,... terus Yangkung Ketandan,... terus Nabi Muhammad,...
teruss,....".
"Lho Dek,... ", Ibu langsung memotong urutan Adek, dan bingung mau ngomong apa.

Friday, February 05, 2010

[adam] Beli Minyak Goreng

"mas Adam, beliin Ibu minyak goreng di warung belakang ya,...", kata
Ibu sehabis sholat maghrib tadi.

Mas Adam langsung ambil sepedanya, Ibu masih nambah pesannya, "Apa
aja, asal bukan Sania ya,...".
Sepeda mas Adam langsung nggak kelihatan, udah belok di ujung gang.


****
"Bu,... di warung nggak ada, adanya cuma Sania,....", kata Adam laporan.
"Hmm,... ke warung Opung aja, atau kalau nggak ada, ke warung depan
bisa mas?", pinta Ibu lg.

Adam ngangguk, langsung langsung jalan lagi dengan sepedanya.

****
Agak lama Ibu menunggu, tiba-tiba ada suara teriakan dari luar,
"Ibu,.....!!! Ibu,.... !!!,... Ibuuuuuuu,...!!!".
Ibu langsung lari ke luar, liat mas Adam naik sepeda kencang bgt,
sambil masih teriak-teriak,"Ibuuuu,... Ibuuuu,..!!!!!".

Dari jauh, mas Adam bukannya memperlambat sepedanya, dan nggak kaya
nggak mau berhenti.
Bukannya berhenti, malah mas Adam muter lagi satu blok, sambil
teriak-teriak,... "Ibuuu,...!!!,... Ibu,...!!!".

Muncul dari ujung gang, setelah seputaran blok, sepeda mas Adam udah
lumayan pelan.
Sampai depan rumah berhenti, hampir menabrak Ibu, dan langsung ditanya
Ibu, "Kenapa sih Mas, kok teriak-teriak dan masih muter lagi?".

Sambil masih terengah-engah, mas Adam mencoba menjawab, "Ibu,... mas
Adam itu tadi nggak bisa nge-rem. Ini tangan kanannya bawa minya, yang
kiri megangi uang kembalian,...".

Sunday, January 31, 2010

[adam] Menjadi Protokol Upacara

Mas Adam, besok pagi jadi protokol upacara.
"Emang enak mas, jadi protokol upacara?", tanya bapak mancing-mancing.

"Enak. Nggak perlu jalan-jalan kepanasan", jawab mas Adam.

Saturday, January 16, 2010

[adam] Stabilizer, UPS atau Genset

"Mas Adam di rumah sendiri dulu ya, itu PR dikerjain, Bapak mau keluar sebentar mau cari stabiliser untuk mesin cuci Ibu", pamit Bapak ke Adam.
 
"Stabiliser apaan Pak?", tanya Adam.
"Itu tuh, kaya stabiliser komputer Adam yang rusak", jawab Bapak sambil nunjuk stabiliser kecil di bawah komputer.
 
"Kok yang itu nggak diganti-ganti sih Pak?", tanya Adam, balas nunjuk si stabiliser.
"Hmmm,... Bapak pengennya sekalian aja beli UPS, biar kalau listrik mati, itu komputer masih bisa hidup sebentar, sebelum dimatiin", jawab Bapak.
 
"UPS tuh mahal Pak?", tanya Adam lagi.
"Iya sih Dam, lumayan mahal juga,...", jawab Bapak pelan.
 
"Sampai juta nggak pak, mahalnya,...?", kejar Adam sekali lagi.
"Bisa juga, kalau yang bagus, dan kapasitasnya agak gede, bisa aja segitu", jawab Bapak.
 
"Kenapa nggak beli genset aja sekalian Pak? kan malah kalau listrik mati, komputernya malah tetap bisa nyala terus. Semua lampu juga. Kaya di alfamart itu kan?", jelsa Adam.

Wednesday, January 13, 2010

[dinda] Digoda Zakki

"Mas, tadi adek di sekolah digodain Zakki lho,...", kata Adek tadi sore ke mas Adam.
 
"Emang Adek diapain sama Zakki?", tanya Adam sambil ngeliatin ke Adek.
 
"Digodain, sampai Adek tadi nangis lho,...", jawab Adek.
 
"Emang Adek diapain?", tanya Adam lagi.
 
"Ya digodain, sampai Adek nangis. Padahal Adek yakin, pasti Zakki itu kalah kalau lawan mas Adam,...", kata Adek.